Selasa, 17 September 2013

Jalan Panjaitan dan Gajayana Kota Malang Jadi Satu Arah

Hasil pertemuan antara Kapolres Malang Kota dan Walikota Malang, Selasa (17/9/2013), disepakati sejumlah rekayasa lalu lintas. Di antaranya Jalan DI Panjaitan dan Gajayana akan diberlakukan satu arah.
Rekayasa tersebut untuk menjawab keluhan Dinas Perhubungan Kota Malang atas sejumlah titik kemacetan, terutama setelah jembatan Soekarno-Hatta (Soehat) ditutup untuk truk dan kendaraan berat. Kapolres Malang Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Totok Suharyanto, rekayasa tersebut dibuat untuk mengantisipasi perbaikan jembatan Soehat.
“Rekayasa dilakukan setelah melakukan kajian terkait kondisi jembatan, dan alternatif lalu lintas,” terang Totok.
Nantinya di pertigaan Jalan Gajayana, kendaraan dari arah Batu tidak bisa belok ke kanan ke arah Sumbersari. Arus kendaraan diarahkan lurus ke Jalan MT Haryono. Jalan Sumbersari hingga Jalan Gajayana akan diberlakukan satu arah.
Dari Jalan MT Haryono kendaraan bisa belok ke kanan ke Jalan Soehat, atau lurus ke Jalan Mayjen DI Panjaitan. Sementara dari arah Soehat, kendaraan hanya bisa belok ke kiri ke Jalan DI Panjaitan.
“Dari jembatan Soehat, kendaraan tidak boleh lagi ada yang belok kanan ke Jalan MT Haryono. Semua harus ke kiri ke Jalan DI Panjaitan,” ujar Totok.
Jalan DI Panjaitan akan dibuat satu arah. Kendaraan yang akan ke Batu harus memutar ke jalan Veteran. Yang belum diputuskan adalah Jalan Bogor. Polisi masih melakukan kajian, apakah dibuat satu arah atau dua arah.
Sementara di Jalan Soehat yang berhubungan langsung dengan Jalan Cengkeh, akan dibuat tembusan. Taman di tengah jalan akan dibongkar sehingga dari Jalan Soehat bisa belok ke kanan tembus Jalan Cengkeh da Jalan Kalpataru.
“Rekayasa tersebut masih sebatas rencana dari Kepolsian. Penerapannya menunggu dari Pemkot Malang,” katanya.

Sumber:  http://surabaya.tribunnews.com/2013/09/17/jalan-panjaitan-dan-gajayana-kota-malang-jadi-satu-arah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terima kasih mau berkomentar gan.hehehe.